Jumat, 20 Agustus 2010

Memandikan Bayi

Kebanyakan Bunda baru masih menganggap aktivitas memandikan bayi suatu hal yang menakutkan. Hal ini disebabkan karena hal ini adalah suatu hal baru bagi Bunda. Bagaimana agar aktivitas memandikan bayi ini menjadi suatu yang menyenangkan? Berikut ini tips dari Pelangi Bunda:
Sebelum memulai aktivitas ini, Bunda harus menyiapkan dulu semua perlengkapan mandi yang dibutuhkan. Antara lain:

-          Bak mandi dengan air hangat.

-          2 buah ember plastik kecil (1 untuk baju kotor dan ompolan, 1 untuk kotoran pup).

-          Handuk lembut (pilih handuk khusus untuk bayi).

-          Washlap.

-          Sabun mandi cair dan shampoo.

-          Pakaian bersih.

-          Perlak mandi.

-          Minyak telon.

 

Selanjutnya, langkah-langkah saat memandikan bayi:

1.    Tuangkan air kedalam ember mandi si kecil, baru kemudian tambahkan air panas (jangan memasukkan air panas terlebih dahulu. Ini untuk menghindari bayi terjatuh dalam ember berisi air panas).

2.     Air mandi sebaiknya tidak terlalu panas atau terlalu dingin (tes dengan siku Anda).

3.    Bersihkan kedua matanya dengan kapas yang dibasahi air matang hangat. Gunakan kapas berbeda untuk masing-masing mata.

4.     Lalu bersihkan lubang hidungnya. Ingat, selalu kapas yang berbeda untuk masing-masing lubang hidung.

5.     Bersihkan bagian luar telinga si kecil dengan cotton buds yang dicelup dengan baby oil (ingat, hanya bagian luarnya saja. Jangan coba-coba mengorek-orek telinga bayi).

6.      Bersihkan alat kelaminnya, pantatnya, dan lipatan-lipatan yang ada ditubuhnya.

7.     Baru kemudian sabuni tubuh bayi dengan sabun bayi dan beri shampoo pada rambutnya. Untuk bayi baru lahir, bisa menggunakan shampoo yang sekaligus merupakan sabun / produk 2 in 1 yang bisa dengan mudah ditemukan di supermarket/toko perlengkapan bayi.

8.     Angkat bayi, lalu sangga kepala dan lehernya dengan satu tangan. Jepitkan jemari tangan kita dibagian ketiak bayi untuk “mengunci” gerakan bayi. (bayi suka bergerak-gerak, jika sedang dimandikan badan bayi akan basah dan licin, jika jemari kita sudah memegang pangkal lengan bayi/ketiaknya maka kemungkinan bayi meleset dari gendongan dapat dicegah). Gunakan tangan kita yang sebelah untuk menyangga pantatnya.

9.     Turunkan tubuhnya dalam ember. 

10.   Tatap terus mata bayi sambil mengajaknya berbicara agar dia merasa nyaman.

11. Sementara tangan kiri kita memegangi tubuhnya, gunakan tangan kanan untuk membersihkan sabun. Gunakan washlap untuk menghilangkan shampoo di rambutnya.

12.   Bersihkan punggung bayi dari sabun dengan membaliknya. Caranya: balikkan badan bayi, sangga dengan tangan kiri kita sambil tetap memegang erat ketiaknya.

13.   Setelah diangkat, bungkus cepat-cepat tubuh si kecil dengan handuk kering agar dia tidak kedinginan.

14.   Segera keringkan seluruh tubuh si kecil.

15.   Oleskan minyak telon, lalu pakaikan bajunya. Baru kemudian sisir rambutnya.

 

Tips:

-          Pilihlah bak mandi yang berbentuk memanjang. Karena bak berbentuk lingkaran kurang bisa maksimal untuk memandikan bayi yang baru lahir.

-          Pilih handuk yang cukup untuk membungkus bayi. Bisa juga dipilih ukuran yang lebih besar agar dapat digunakan hingga usia balita. Handuk bayi biasanya awet, karena pemakaiannya sekadar menyeka badan mungil.

-          Pilih produk sabun sekaligus shampoo khusus bayi yang baru lahir agar tidak mencederai matanya.

-          Jika menggunakan bedak bayi, taburkan bedak bayi di dada, perut, dan punggung si kecil, barulah kemudian oleskan minyak telon. Hanya saja sebaiknya untuk bayi yang baru lahir semakin sedikit kita menggunakan produk bayi untuk kulitnya maka semakin baik. Ingat, kulit bayi masih sangat sensitive, bahkan ada beberapa bayi yang tidak tahan dengan wangi-wangian.

-          Untuk bayi wanita jangan taburkan bedak di sekitar kemaluannya. Bedak ini akan masuk kedalam vagina bayi.

-          Jangan pernah menambahkan air panas dalam ember/bak mandi si kecil selagi si kecil di dalamnya.

 (Sumber: Buku 200 Tips Ibu Smart Anak Sehat, Nadia Indivara) 

 

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © Pelangi Bunda. All rights reserved.
Blogger template created by Templates Block | Start My Salary
Designed by Santhosh